
Harga emas mencapai titik terendah dalam satu bulan pada hari Kamis (15/5) karena investor menunggu angka inflasi utama AS untuk petunjuk tentang jalur kebijakan moneter Federal Reserve, sementara mencairnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok juga membebani daya tarik emas batangan.
Harga emas spot turun 1,3% menjadi $3.136,97 per ons pada pukul 05.36 GMT, setelah mencapai level terendah sejak 10 April di awal sesi.
Harga emas berjangka AS turun 1,5% menjadi $3.140,00.
AS dan Tiongkok sepakat untuk mengurangi tarif secara drastis dan memberlakukan jeda selama 90 hari, meredakan perang dagang yang berpotensi merusak antara dua ekonomi terbesar di dunia.
"Prospek intraday hari ini lemah untuk logam kuning karena pembicaraan positif antara AS dan China telah mengikis daya tarik safe haven," kata Jigar Trivedi, analis komoditas senior di Reliance Securities.
"Indeks dolar berupaya untuk bangkit kembali dan jika AS membukukan penjualan ritel dan data PPI yang lebih baik, logam kuning bisa lebih tertekan."
Sorotan sekarang tertuju pada data indeks harga produsen (PPI) AS, yang akan dirilis pada pukul 12.30 GMT, menyusul data konsumen yang lebih lemah dari perkiraan awal minggu ini.
Para pembuat kebijakan Fed membiarkan suku bunga tetap seperti saat ini sementara mereka mencoba menilai bagaimana tarif dan negosiasi perdagangan Presiden AS Donald Trump akan memengaruhi harga dan ekonomi. Sejauh ini, data konkret tidak memberi mereka banyak informasi.
Ketua Fed Jerome Powell juga akan menyampaikan pidato di kemudian hari.
Pasar memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin tahun ini, dengan penurunan tersebut sekarang terlihat mulai Oktober, bukan Juli. Emas, yang secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi dan politik, tumbuh subur dalam lingkungan suku bunga rendah.
Harga perak spot turun 1,5% menjadi $31,74 per ons dan paladium turun 0,3% menjadi $947,81, sementara platinum naik 0,4% menjadi $979,64.(Newsmaker23)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...